Selasa, 26 Februari 2013

CEO Kompas Gramedia Kupas Peran New Media di UMN

http://m.tribunnews.com/2011/11/25/ceo-kompas-gramedia-kupas-peran-new-media-di-umn

Jumat, 25 November 2011 16:57 WIB

CEO Kompas Gramedia Kupas Peran New Media di UMN


CEO Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo saat memberikan ceramah ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-5 Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Jumat (25/11/2011) di kampus UMN Serpong, Tangerang, Banten.
Foto: Dok UMN


Laporan Wartawan Tribunews.com, Hasanuddin Aco

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Keberadaan ”New Media” telah menggeser kedudukan media lama. Kehadirannya telah membawa banyak perubahan pada pola kehidupan masyarakat, budaya, dan cara berpikir masyarakat di hampir segala aspek kehidupan manusia.

Termasuk juga perubahan lanscape dalam industri media sehingga penyajian konten media dapat lebih mudah, murah, dan cepat.

Praktisi Media, Agung Adiprasetyo, mengatakan, perubahan lanscape industri media baru tidak dipungkiri memiliki peran dalam membangun masyarakat yang berbasis pengetahuan.

“Penguasaan teknologi informasi dan komunikasi menjadi pemicu pertumbuhan pengunaan internet," kata Agung.

Hal ini dikatakan Agung saat memberikan ceramah ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-5 Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Jumat (25/11/2011) di kampus UMN Serpong, Tangerang, Banten.

Sebagai salah satu institusi pendidikan yang mengambil teknologi informasi dan komunikasi (ICT) sebagai kurikulum unggulannya, UMN dalam memperingati hari jadinya ini, menyelenggarakan seminar internasional yang mengusung tema “New Media for the New Modern Knowledge-based Indonesia”.

Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut Agung Adiprasetyo (CEO Kompas Gramedia), CM Tang (Vice President Szuchou Galaxy Camphol Technology Co.Ltd, Shanghai China) dan Direktur dari Universitas Tunku Abdul Rahman, Malaysia Dr Davide Gillete.

Direktur dari Liberal Art and Engineering Studies Program California Polytechnic, State University USA Prof Dr Lee Tien-Rien dari Chinese Culture University dan Presiden Association of Private Universities and Collages, Taiwan.

Prof Lee Jin Ro (Young San University, Korea), Prof Dr Ir Sugiarto, M. Sc (Fakultas Ekonomi UMN), Dr Ir P.M Winarno, MKom (Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi UMN), Dr Endah Murwani, MSi (Fakultas Komunikasi UMN), dan MS Gumelar, MA (Fakultas Seni& Desain).

Dalam kegiatan ilmiah tersebut banyak dibahas tentang pengertian “new media”, latar belakang dan kontribusinya dalam kehidupan.

Social network –menjadi pembahasan yang menarik bagi para undangan yang datang yang mayoritas dihadiri dari kalangan mahasiswa UMN sendiri.

Fenomena pergeseran dari mulai friendster, myspace, facebook, twitter hingga yang terakhir heello adalah satu dari peran yang diberikan dari teknologi “new media” ini.

Menurut Jan Van Dijk dalam bukunya The Network Society, new media are media which are both integrated and interactive and also use digital code at the turn of the 20th and 21st centuries. Dari pengertian ini, setidaknya ada 3 karakteristik utama yang terdapat di dalam sebuah media baru, yaitu integrasi, interaktif, dan digital.

Secara sederhana media baru dapat dikatakan sebagai media yang terbentuk dari kegiatan interaksi antara manusia dengan komputer khususnya internet.

Media baru merupakan istilah yang muncul sebagai konsekuensi dari kemajuan teknologi digital, komputer, dan perkembangan jaringan teknologi informasi dan komunikasi (ICT).

Prof Dr Lee Tien-Rien dalam orasi ilmiah di acara tersebut mengatakan,  di Amerika Serikat, jejaring sosial dan “blog” mencakup hingga 80% pengguna internet aktif dan menggambarkan aktivitas online mayoritas penduduk Amerika.

Hasil survey baru-baru ini memaparkan jejaring sosial sebagai sebuah fenomena yang mendunia. Jejaring sosial dan “blog” terhitung sebagai tujuan paling utama di setiap negara.

Harus diakui media internet memiliki dua sisi yang saling bertolak belakang. Satu sisi internet memiliki pengaruh negatif khususnya terbukanya akses terhadap konten-konten yang memang kontra produktif dan di sisi lain internet juga bersifat membangun.

Karenanya salah satu yang dilakukan UMN dalam berperan aktif dalam menciptakan pemanfaatan media online yang "sehat” serta penciptaan masyarakat yang berbasis pengetahuan adalah dengan diresmikannya “UMN New Media Research Center”.

Kehadiran UMN New Media Research Center diharapkan mendorong masyarakat agar dapat dan mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan produktifitas sehingga terciptalah masyarakat yang berbasis pengetahuan (knowledge-based society).


Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Anwar Sadat Guna